Jumat, 30 Mei 2008

Atlantis yang hilang


Dahulu tak bisa di pandang dengan sekarang,karena dahulu telah berlalu dan sekarang telah berlaku, Dan kini hanya dapat memandang dari pikiran dan mata, Melihat reruntuhan yang hilang dan tersisa cerita, Berbagai misteri yang telah ada kini telah berwarna, Dan semakin tenggelam dalam imajinasi seluruh manusia,hari ini dan esok,hingga hari ini akan menjadi masa lalu kemudian nanti, Atlantis berjajar dalam pelukan samudra,membentang dan merendah, Tiada yang tinggi dan tiada yang rendah, Terpasang mata api yang suatu waktu akan keluar mencari mangsa, Namun jauh, Namun dekat, Kebaikan dan serius adalah kunci utama dalam kemajuan, Menjadi sabar kunci keberhasilan, Letak kenikmatan terletak di antara semangat tanpa nafsu, Terletak dalam pikiran dan semangat yang menggebu-gebu, Hidup telah jaya , Berpakaian emas dan permata, kain sutra menyelimuti mereka, Rambut panjang yang indah berhiaskan bulu-bulu yang cemerlang, Menandakan kejayaan dan kebangsawanan, Menghargai adalah kunci utama, namun dalam urusan hati, Tidak ada rasa benci diantara mereka,namun jika sebangsa, Kekuatan berada di genggaman nan kuat pastilah menang, Dengan bermodalkan kemajuan dan tekad pastilah selalu menang, Setengah bumi dapat dikuasai jika kunci semangat ada di genggaman, Dari sisi lain terdapat berlian yang sama dengan berlian yang sebelumnya, Yang lebih tua dan lebih mengkilat, maka berlian sebelumnya menghancurkan berlian tua tersebut,karena berlian tua tidak pernah ada rasa dendam di antara semua,maka pergilah ia ke tempat yang layak dan penuh dengan kemakmuran, Sesuatu yang selalu menghancurkan suatu saat akan hancur dengan sendirinya, Maka dalam langkah waktu yang menyambut, Sang berlian itu lenyap pula dalam pandangan semua orang.

Tidak ada komentar: